WARGA NGALIAN GELAR SHOLAT IDUL FITRI DI MASJID SAAT PANDEMI CORONA

 

Dalam rangka menyikapi pelaksanaan sholat hari Raya Idul Fitri 1441 H/Tahun 2020 M, dengan tetap meminimalkan proses penyebaran Covid-19, Takmir Masjid ”Baiturrochim” bersama Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 dusun Ngalian, telah melakukan koordinasi dengan Tim Satgas COVID-19 Widodomartani dalam membuat protokuler Tata Tertib Pelaksanaan Sholat Ied. Dikunjungannya dalam rangka inspeksi lokasi sholat dan sekaligus koordinasi Aditya Purnama, S.IP, M.Sc (PJ Lurah Widodomartani), didampingi, Suhadi (Babinsa) diterima oleh Tim Satgas Covid 19 Padukuhan Ngalian. Dan Takmir masjid Sabtu (23/05/2020) beliau menghimbau kepada seluruh jama’ah Masjid “ Baiturrochim” untuk mentaati protokol COVID-19 agar zona tetap hijau.

Seperti yang sudah disiapkan sehari sebelumnya, sebanyak ratusan warga Ngalian, pagi ini tetap melaksanakan sholat Idul Fitri 1441 Hijriyah di tengah masa pandemi corona, tepatnya di Masjid Baiturrochim Ngalian, Widodomartani, Ngemplak, Sleman Yogyakarta Minggu (24/5/2020). Seperti dilansir KIM LUMINTU, para jamaah dipandu panitia untuk mencari tempat duduk sesuai dengan Social Distance, tampak memadati ruang dalam dan halaman masjid yang beralaskan tikar, kemudian dilapisi sajadah dengan tertib.

Menurut H. Kuat selaku Ketua Takmir masjid Sholat Ied dilaksanakan pukul 06.30 WIB, namun warga telah berdatangan ke masjid ini sejak pukul 05.30 WIB.

Meskipun sholat dilakukan di dalam dan halaman masjid, namun warga tetap mematuhi protokol kesehatan kata Kaweco selaku ketua Tim Covid-19 dusun Ngalian menuturkan, Pelaksanaan sholat Idul Fitri 1 Syawal 1441 H dilakukan dengan tetap mentaati protokol COVID-19 yakni:
a. Dipastikan dalam keadaan sehat(yang sedang batuk pilek dan demam dimohon untuk tetap tinggal dirumah)
b. Wajib memakai masker dari rumah
c. Membawa sajadah sendiri sekaligus alas sajadah( bisa koran, atau tikar yang bersih)
d. Menjaga Wudlu dari rumah
e. Tidak boleh mengajak orang lain diluar jamaah masjid “Baiturrochim”
f. Tidak sedang dalam masa karantina mandiri
g. Pengaturan Shaf/barisan sholat akan di atur sesuai ketentuan dan usia dan akan diarahkan oleh petugas
h. Tetap menjaga jarak aman
i. Mengikuti protokoler kesehatan sebelum memasuki lokasi masjid( cek suhu badan, cuci tangan atau mengunakan handsanitizer, mengunakan masker serta jaga jarak)
j. Apabila kedapatan suhu tubuh di atas 38 dimohon untuk meninggalkan lokasi masjid dan segera melapor ke puskesmas atau rumah sakit terdekat
k. Tidak perlu bersalam-salaman
l. Selesai sholat dimohon untuk segera kembali kerumah masing masing

Serta menurut Hary selaku pengurus masjid menjelaskan area sholat diberi tanda jarak di lantai dengan lakban hijau agar warga tak berdekatan dan tetap menjaga jarak saat beribadah. Tak hanya itu, tempat cuci tangan dengan sabun juga ada di beberapa titik di halaman masjid.

Budaya atau adat dari masyarakat Ngalian bila sholat Idul Fitri telah selesai melakukan silaturrohmi/ kunjungan kesaudara dan tetangga tetapi pada hari raya kali ini di tiadakan” Kenapa kita imbau untuk sementara waktu tidak saling mengunjungi, karena hal ini jelas sangat berisiko tinggi, di tengah pandemi Covid-19,” kata Sri Yulianti selaku ibu Kepala dusun. Dianjurkan bagi masyarakat untuk tidak melakukan beberapa tradisi-tradisi di atas agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Pasalnya sesuai anjuran pemerintah untuk tidak berkerumun dan selalu menjaga jarak guna menghindari meluasnya penyebaran virus corona.
Yudha selaku Tim Kesehatan menjelaskan, di masa pandemi seperti ini boleh untuk tidak melakukan salam-salaman. Pasalnya, usaha menjaga dan melindungi diri masing-masing agar tidak jatuh ke dalam hal-hal yang akan membahayakan kesehatan adalah hal yang lebih utama. “Apalagi dalam agama menjaga diri untuk tidak terjatuh ke dalam bencana dan malapetaka itu hukumnya adalah wajib, sementara bersalam-salaman itu hukumnya hanya sunah,” jelas Yudha. Adapun sebagai gantinya agar tali silaturahmi tetap terjalin, imbuh Sugimin, masyarakat dapat melakukannya melalui telepon, SMS, WhatsApp, dan media lainnya.

 

Kontributor: Pak D (KIM LUMINTU)

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Satu pemikiran di “WARGA NGALIAN GELAR SHOLAT IDUL FITRI DI MASJID SAAT PANDEMI CORONA”

Open chat