Ngemplak I dan II belum capai target angka bebas jentik

Tim Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Kabupaten Sleman bersama tim dari Pemerintah Kecamatan Ngemplak melakukan monitoring jentik di Padukuhan Ngemplak I dan Ngemplak II, dalam rangka kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk. Wilayah di kawasan Ngemplak I dan II memang sempat mengalami endemi Demam Berdarah dengan kasus kematian mencapai 2 orang pada tahun 2017 dan 1 orang meninggal pada tahun 2016.

Kepala Seksi Kesejahteraan dan Kemasyarakatan Kecamatan Ngemplak, Hari Sujoko menjelaskan bahwa dari hasil pemantauan Tim Gabungan, ternyata angka bebas jentik di Padukuhan Ngemplak I baru 82,74 % dan di Padukuhan Ngemplak II masih 92 %, padahal Angka Bebas Jentik yang ditargetkan adalah 95 %. Beliau mengharapkan peran aktif kader dan juga masyarakat setempat dalam memantau jentik di masing-masing rumah. Berbagai tempat berkembang biaknya jentik juga harus diperhatikan pula. “Yang juga harus diperhatikan adalah tempat-tempat diluar rumah seperti bekas botol, kaleng, ban dan tunggak bambu yang ada airnya berpotensi ada jentik nyamuknya,” paparnya. Monitoring jentik pun sebaiknya dilakukan setiap minggu sekali. Karena dalam waktu tersebut telur nyamuk akan menetas dan terus berkembang menjadi nyamuk dewasa. Dengan onitoring jentik rutin seminggu sekali maka  perkembangan nyamuk akan terputus.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *