Bimomartani Tanggap Darurat Covid-19

2Senin, 21 Juni 2021, Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kapanewon Ngemplak dan Kalurahan Bimomartani kembali mengadakan rapat koordinasi terkait perkembangan penyebaran covid 19 di wilayah Bimomartani.
Sejak maret 2020 sampai hari sabtu tgl 19 juni 21, tercatat ada 215 warga yang terkonfirmasi positif covid dan 5 pasien meninggal dunia.
Meningkatnya kasus covid 19 juga berdampak pada tenaga medis, sejumlah dokter Puskesmas Ngemplak 1 menjalani test PCR dan harus isolasi mandiri. Selain itu, dilakukan tracing kepada seluruh petugas Puskesmas Ngemplak 1, dan pelayanan Puskesmas Ngemplak 1 ditutup mulai hari Selasa tanggal 22 Juni sd Kamis, 24 Juni 2021 mendatang.

Berdasarkan kondisi tersebut, Gugus Tugas Kapanewon dan Kalurahan menetapkan Tanggap Darurat Covid 19 untuk wilayah Bimomartani, mulai 22 Juni sampai sebulan kedepan dan memberlakukan Pembatasan Wilayah secara mikro dengan beberapa point :
1. Membatasi mobilitas dan aktifitas warga untuk di rumah saja, kecuali untuk bekerja atau keperluan penting lainnya sepengetahuan satgas dusun.
2. Segala bentuk hajatan dan kegiatan masyarakat yang bersifat mengumpulkan masa untuk ditunda.
3. Bila ada warga dari luar kota wajib lapor RT,/RW, Dukuh dan Satgas Dusun masing2  dengan menunjukkan hasil swab.

Kondisi penyebaran covid-19 di wilayah Bimomartani memang cukup memprihatinkan, namun Pemerintah bersinergi dengan masyarakat untuk bersama-sama bangkit dan membantu warga yang terpapar covid-19. Sejumlah dukungan logistik secara  spontanitas dikelola oleh warga dan didisrtribusi bagi para keluarga yang sedang menjalani isolasi mandiri . Bagaimanapun kearifan lokal  jiwa gotong royong masyarakat turut membantu Pemerintah dalam penanganan kasus covid 19 ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat