Adu kreativitas olah labu kuning, klappy dan macarel pumpkin juaranya

Ngemplak, 15 April 2018 bertempat di Pendopo Kecamatan Ngemplak telah dilaksanakan Lomba Masak Olahan Basah dan Kering dengan bahan dasar labu kuning dengan peserta para juara 1 di tingkat desa masing-masing. Sejumlah peserta telah memulai menata dan menghias sajian mereka dengan berbagai garnis yang cantik. Ibu -ibu yang berbusana kebaya nampak sangat antusias dalam kegiatan lomba ini.

Labu kuning yang memiliki nama latin cucurbita moschuta merupakan salah satu sayuran yang sudah tidak asing di kalangan masyarakat. Labu kuning memiliki cita rasa yang nikmat dengan aroma yang khas dan tekstur daging buah yang lembut. Kandungan nutrisi labu kuning pun sangat banyak, labu kuning merupakan sumber vitamin A, B,C , karbohidrat, serat,asam folat hingga protein, kalium dan potasium. Dapat dibayangkan betapa banyak manfaat dari mengkonsumsi labu kuning bagi kesehatan tubuh kita. Walaupun mengandung banyak sekali nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh,  konsumsi labu kuning di kalangan masyarakat tidak cukup populer. Labu kuning tidak memiliki cukup banyak penggemar karena hanya sedikit cara pengolahan yang dikenal di masyarakat, padahal labu kuning dapat diolah menjadi aneka olahan yang menggugah selera. Terbukti dalam lomba olahan masak ini, muncul berbagai resep baru olahan basah maupun kering .

Para peserta dari kelima desa memiliki unggulan masing-masing, para juara dari tingkat desa menawarkan cita rasa olahan labu kuning yang berbeda dengan  penampilan yang apik.

Setelah melewati proses penjurian, dengan pertimbangan cita rasa, originalitas resep dan kesesuaian syarat yang lain, perwakilan dari padukuhan Krapyak Wedomartani menjadi juara 1 dalam olahan basah dengan masakan ‘Pamkins Klappy’ sedangkam untuk juara 1 kategori olahan kering diraih oleh kontingen Widodomartani dengan masakan ‘ Macarel Pumkin Pasta Pedas. Kedua juara ini nantinya akan mewakili kontingen Kecamatan Ngemplak dalam lomba Hari Pangan Sedunia tahun 2018.

Diharapkan dengan lomba masak olahan labu kuning yang diselenggarakan serentak di seluruh Kecamatan se Kab. Sleman ini dapat meningkatkan konsumsi labu kuning di kalangan masyarakat dan mendorong usaha kuliner berbahan dasar labu kuning yang dapat dijalankan dalam usaha peningkatan pendapatan keluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat