Siaga Merapi

IMG_1229Gunungapi Merapi kembali menunjukkan aktivitas vulkanisnya pada 18 November 2013 jam 04.53 WIB. Kejadian tersebut diawali dari gempa tektonik yang berpusat di Ciamis pada jam 04.48 WIB yang mengakibatkan letusan freaktif, yaitu letusan yang disebakan oleh air hujan yang tertampung di area kawah mengenai bagian rekahan kubah lava yang bersuhu tinggi.  Aktivitas vulkanis pagi ini ditunjukkan dengan kolom asap yang membumbung setinggi 2000 meter dan guguran material mengarah ke timur. Di wilayah Kabupaten Sleman, dusun di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III yang terdampak hujan abu adalah Dusun Kalitengah Lor dan Dusun Kalitengah Kidul, Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan. Selain itu, juga terdengar suara gemuruh oleh sebagian warga masyarakat yang berada di kawasan lereng Gunungapi Merapi yang berada di radius 4 – 5 kilometer dari puncak. Sampai saat ini, status aktivitas Gunungapi Merapi masih dinyatakan NORMAL AKTIF oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian dan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, namun begitu Pemerintah Kecamatan Ngemplak proaktif berkoordinasi menyikapi aktivitas merapi tersebut karena bagaimanapun wilayah Kecamatan Ngemplak, khususnya desa Sindumartani merupakan salah satu wilayah yang dialiri sungai Gendol.

November 19, 2013

Tag:,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *