Izin Gangguan

Izin Gangguan adalah pemberian izin kepada orang pribadi atau badan untuk melakukan kegiatan ditempat tertentu yang menurut jenis dan sifatnya diperhitungkan dapat menimbulkan bahaya, kerugian dan gangguan, tidak termasuk tempat usaha yang lokasinya telah ditunjuk oleh Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah.

Peraturan perundang-undangan terkait dengan Izin Gangguan:

  1. Perda Kabupaten Sleman Nomor 12 Tahun 2001 tentang Izin Gangguan,
  2. Keputusan Bupati Sleman No. 15/Kep.KDH/A/2004 tentang Petunjuk Pelaksanan Perda Nomor 12 Tahun 2001 tentang Izin Gangguan.
  3. Perda Kabupaten Sleman Nomor 8 Tahun 2012 tentang Retribusi Izin Ganggungan,
  4. Keputusan Bupati Nomor 2/Kep.KDH/A/2012 tentang OPD Kab. Sleman Pelaksana Perda Nomor 12 Tahun 2001 tentang Izin Gangguan.

Persyaratan untuk mendapatkan Izin Gangguan:

  1. Fotocopy KTP Pemohon / Pemilik Usaha;
  2. Fotocopy Bukti Kepemilikan Tanah (Sertifikat Letter C, D, E) dan Surat Pernyataan Tidak Keberatan dari pemilik tanah apabila tanah tempat usaha bukan usha bukanmilik sendiri dan perjanjian sewa-menyewa para pihak terkait;
  3. Fotocopy Akte Pendirian bagi Perusahan yang Berbadan Hukum (PT, CV, Firma, Yayasan, dll yang dianggap perlu);
  4. Rekomendasi dari Instansi terkait untuk usaha tertentu;
  5. Surat Keterangan Domisili bagi WNA;
  6. Dokumen Lingkungan (SPPL, UKL-UPL / DPL, AMDAL);
  7. Surat Kuasa bermaterai cukup, bagi yang tidak dapat mengurus sendiri;
  8. Untuk pembaharuan / perpanjangan ijin, ijin yang lama asli harus dilampirkan ditambah fotocopy

Proses penyelesaian Izin Gangguan selambat-lambatnya 10 (sepuluh) hari sejak berkas diterima secara lengkap dan benar serta membayar Retribusi di Kantor Pelayanan Perizinan.

Alur Pembuatan Izin Gangguan

Alur Pembuatah Ijin Gangguan

November 18, 2013

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *